5 Destinasi Wisata Menarik di Jawa Tengah

Gootravel – Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki berbagai macam jenis destinasi wisata yang menarik. Dengan adanya ribuan pulau membuat negeri ini dipercaya masih menyimpan ratusan tujuan wisata yang belum pernah didatangi.

Berbeda dengan destinasi wisata yang berada di Pulau Jawa yang sudah memiliki berbagai jenis transportasi memadai, terutama Jawa Tengah. Berbagai destinasi yang ada di Jawa Tengah tidak kalah menarik dan bahkan sudah begitu populer bagi wisatawan mancanegara.

Berikut destinasi wisata Jawa Tengah yang menyenangkan.

Candi Borobudur

Candi Borobudur

Wista Jawa Tengah yang satu ini berada di Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, kurang lebih 3 km dari Kota Mungkid. Candi Borobudur adalah Candi Budha terbesar di dunia yang dibangun oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram Kuno, keturunan Wangsa Syailendra dari tahun 762 s.d tahun 824 Masehi.

Bangunan Candi Borobudur berbendtuk punden berundak terdiri dari 10 tingkat. Setiap tingkatan melambangkan tahapan kehidupan manusia. Enam tingkat paling bawah berbentuk bujur sangkar dan tiga tingkat di atasnya berbentuk lingkaran, dan sat tingkat tertinggi yang berupa stupa Budha yang menghadap ke arah barat.

Dataran Tinggi Dieng

Dataran Tinggi Dieng

Secara administratif, Dataran Tinggi Dieng terletak di Kabupaten Wonosobo dan Banjarnegara pada ketinggian 2.093 m dpl dengan suhu rata-rata seitar 15 derajat celcius, sehingga Dieng menyimpan keindahan alam yang begitu mempesona. Dalam bahasa Sansekerta, Dieng memiliki atri Khayangan atau surga di atas gunung.

Beberapa obyek wisata alam yang bisa kalian kunjungi ialah, Telaga Warna, Telaga Pengilon, Telaga Menjer, Sumur Jalatunda, Kawah Sikidang, Kawah Candradimuka, Tuk Bimolukar, Dieng Plateau Theatre dan Tambi Tea Plantation.

Pada bulan Juli-Agustus, telah rutin diselenggarakan Dieng Culture Festival, yakni sebuah acara tahunan khas Dataran Tingi Dieng yang menampilkan berbagai kesenian dan budaya dengan inti acara pemotongan rambut gimbala anak-anak Dieng. Event yang selalu menyedot ribuan pengunjung ini juga dimeriahkan dengan acara Jazz di Atas Awan, Festival Film, Pesta Lampion hingga Pesta Kembang Api.

Lawang Sewu

Lawang Sewu

Lawang Sewu awalnya didirikan sebagai Het Hoofdkantoor van de Nederlansch Spoorweg Maatschappij (NIS) atau Kantor Pusat Perusahaan Kereta Api Swasta NIS. Bangunan karya arsitek Belanda Prof. Jacob F. Klinkhamer dan B.J. Queendag ini menurut sejarah dibangun pada tahun 1903, yang kemudian diresmikan pada tanggal 1 Juli 1907.

Namun masyarkat Kota Semarang lebih mengenal gedung yang juga salah satu wisata Jawa Tengah yang terkenal ini dengan sebutan Gedung Lawang Sewu, karena banyaknya pintu yang dimilikinya. Dalam bahasa Jawa, Lawang berarti Pintu dan Sewu yang berarti Seribu.

Sedangkan kawasan Kota Lama merupakan daerah yang terdapat gedung-gedung tua peninggalan Belanda diantaranya, Gereja Blenduk, Stasiun Kereta Api Tawang, Gereja Gedangan, Taman Sri Gunting, Marba, Marabunta, Nilmij dan De Spiegel.

Situs Sangiran

Situs Sangiran

Kawasan Sangiran atau “Kubah Sangiran” adalah salah satu wisata Jawa Tengah yang terletak di desa Krikilan, kecamatan Kalijambe, kabupaten Sragen kurang lebih 3 km dari jalan raya Solo-Purwodadi. Kawasan ini merupakan lokasi situs yang mengandung banyak fosil, mulai dari fosil manusia purba beserta peralatannya, hingga hewan-hewan purba serta tumbuhan yang hidup pada masa tersebut.

Secara stratigrafis situs ini merupakan situs manusia purba terlengkap di Asia yang kehidupannya dapat dilihat secara berurutan dengan tanpa terputus sejak 2 juta tahun yang lalu yaitu sejak kala Pliosen Akhir hingga akhir Pleistosen Tengah. Selain museum utama, terdapat 4 museum klaster lain yang terletak cukup berdekatan, yaitu Ngebung, Bukuran, Manyarejo dan Dayu.

Keraton Kasunan Surakarta

Keraton Kasunan Surakarta

Kraton Kasunan adalah salah satu wisata Jawa Tengah yang dibangun pada tahun 1745 oleh Paku Buwono II saat memindahkan Kerajaan dari Kartasura ke Desa Sala. Kraton dibangun secara bertahap dan mencapai puncaknya pada masa Paku Buwana X (1893-1939). Meski dilakukan bertahap, tetapi pola dasar tata ruang tidak pernah berubah.

Beberapa bangunan dan area yang ada di kompleks Kraton antara lain Alun-alun Lor, Alun-alun Kidul, Sasana Sumewa, Sithinggil, Kamandungan, Sri Manganti dan Kedhaton. Kraton juga memiliki museum yang menyimpan benda bernilai seni tinggi seperti kereta kencana, pusaka kerajaan serta berbagai artefak lainnya. Nggak salah lagi, Solo ini merupakan destinasi wisata Jawa Tengah yang penuh dengan destinasi sejarah dan budaya.

Taman Nasional Karimunjawa

Taman Nasional Karimunjawa

Taman Nasional Karimunjawa merupakan salah satu kawasan wisata Jawa Tengah unggulan di tingkat regional bahkan Internasional. Karimunjawa ini lokasinya berada kurang lebih 80 km di utara Jepara. Karimunjawa memiliki keindahan alam bawah lautyang masih sangat alami yang sangat menakjubkan.

Berupa aneka jenis terumbu karang, biota laut hingga ikan karang beraneka warna. Hamparan pasir putih di setiap pulau dari 27 pulau yang ada menjadikan Karimunjawa laksana surga bagi pengunjung wisatawan baik mancanegara maupun domestik.

Kalian maupun wisatawan dapat melakukan berbagai aktivitas yang menarik sekaligus menantang seperti, menyelam, snorkeling, trekking mangrove, canoeing, memancing, berlayar, melihat penangkaran hiu, menyelami kehidupan kampung nelayan Bugis dan masih banyak lagi.