9 Kegiatan Yang Bisa Dilakukan Di Nepal

Nepal

Nepal saat ini bukanlah negara yang sulit untuk dicapai, tapi bagi kebanyakan orang sepertinya ia masih merupakan sebuah negeri antah berantah. Letaknya yang berada di antara dua negara berkebudayaan agung China dan India menjadikan Nepal sebagai area kecil yang agak terlupakan. Namun, sesungguhnya banyak hal yang bisa dinikmati dan dilakukan di sana. Bahkan, sebagian di antaranya sangat unik dan spesifik. Hanya ada di Nepal!

Berikut ini 9 kegiatan yang bisa anda lakukan, nikmati dan temui jika jalan-jalan ke Nepal.

Memandang Himalaya Secara Langsung

Ini adalah sebuah pembuka yang luar biasa. Menyaksikan jajaran pegunungan yang rata-rata lebih tinggi dari pegunungan maupun yang ada di dunia. Jika cuaca cukup bagus, kalian bisa mengamati sembulan barisan pegunungan karang dengan tubuhnya yang gelap, dan dipuncaki oleh putihnya salju yang berlapis-lapis. Dan tahukah anda jika berjuta-juta tahun yang lalu, justru pegunungan itu adalah bagian dari dasar samudera?

Nagarkot

Senja-Himalaya

Ada banyak tempat yang bisa anda jadikan sebagai titik pengamatan Himalaya, tergantung dari range-nya. Misalnya: anda bisa sarapan di Nagarkot bersama pemandangan puncak Everest di range Sagarmatha, atau bisa juga menikmati matahari terbit dan tenggelam di Sarangkot View Point sambil menyaksikan Himalaya range Annapurna dengan puncak Macchapuchhare atau Fish Tail-nya yang angkuh dan unik.

Tidak perlu latihan fisik yang berat untuk aktivitas ini. Naik turun puluhan anak tangga, tidak terlalu sulit.

Berpetualang di Kota-Kota Kuno

Lupakan landscape kota-kota lama di Jakarta, Semarang atau bagian lain Indonesia yang saat ini sedang menjadi tren. Karena kota-kota kuno yang ada di Nepal akan membuat kalian serasa terlempar jauh ke beberapa abad silam.

Meskipun beberapa kota kuno di Nepal yang ada saat ini didominasi oleh peninggalan dari abad ke 16 Masehi, namun sejatinya sejarah mereka telah bermula bahkan sejak abad ke 3 Masehi. Misalnya saja kota kuno Bhaktapur, yang keindahannya dibangun di balik kisah berdarah para senimannya. A bloody beauty!

kota-kuno-Bhaktapur

Dan jika cukup beruntung, anda bisa menemui Dewi Kumari, seorang living-goddes di metropolitan kuno Kathmandu. Istananya yang berada di dalam pusat Kathmandu Durbar Square menjadi salah satu tempat yang paling sering dikunjungi orang, selain kompleks Istana Raja yang berada di dekatnya.

Dewi-Kumari

Dan jangan lupakan Patan (Lalitpur). Sebuah kota kuno yang terkenal sebagai penghasil karya-karya seni Newar berkualitas tinggi, serta merupakan bagian dari tiga serangkai kota kuno di lembah Kathmandu. Meskipun ia terimbas gempa pada bulan April 2015, sebagian bangunan-bangunannya masih dapat diselamatkan, dan mulai diperbaiki kembali. Museum Istana yang berada di kota kunonya merupakan salah satu yang terbaik dari semua yang pernah dilihat di Nepal.

Jika anda penyuka arsitektur kuno, penggemar sejarah, serta kisah-kisah dibaliknya, maka kegiatan satu ini akan membuat kalian sangat bersemangat. Paling tidak, anda akan mempunyai koleksi ‘calon postingan’ instagram yang keren.

Berbelanja dan Hang Out di Thamel

Thamel adalah area berkumpulnya pejalan dan petualan dari seluruh dunia yang bermaksud menikmati Nepal dengan berbagai cara. Di dalam area yang berbentuk labirin tersebut terdapat banyak penginapan, pedagang souvenir, toko peralatan outdoor, kafe, restaurant, toko buku, hingga travel agent.

Jika anda pemburu barang-barang antik dan souvenir berlanggam Himalaya, maka Thamel adalah area yang tepat untuk berburu hingga puas. Semua tersedia di sini. Dengan cakupan harga beberapa puluh ribu rupiah, hingga jutaan rupiah. Dan dengan kepandaian menawar yang mumpuni, mungkin anda bisa mendapatkan barang unik dengan harga cantik.

Souvenir-khas-Himalaya

Selain itu sebagai tuan rumah dari Pegunungan Himalaya yang ternama, maka jual beli peralatan kegiatan outdoor menjadi salah satu bisnis yang paling mudah anda temukan di Thamel. Kualitas, kuantitas, dan varian barang yang dijual pun beragam. Harganya juga relatif terjangkau. Bahkan banyak yang menyediakan barang-barang second dengan kondisi yang cukup baik. Tak perlu pusing membeli dan membawa peralatan tersebut dari Indonesia jika ingin berpetualang di Nepal, karena anda bisa mendapatkan semuanya di Thamel.

Padatnya-Thamel,-Kathmandu

Mau sekedar hang out di Thamel pun asyik. Ada berbagai macam kafe dan restaurant yang terbesar di dalamnya. Mau masakan khas Nepal, India, Tibet atau western? Lebih suka kafe, restaurant, atau kedai sederhana? Mau masakan halal atau non halal? Tinggal pilih saja. Dan yang pasti harganya murah.

Mencicipi Masakan Khas Himalaya dan Anak Benua India

Mencoba masakan tradisional suatu negara yang kita kunjungi adalah sebuah cara untuk meninggalkan jejaknya dalam memori kita. Tidak perlu khawatir, masakan khas Nepal cukup bersahabat di lidah orang Indonesia. Apalagi jika anda terbiasa mengkonsumsi masakan Minang. Rasanya mirip-mirip lah.

Tapi yang wajib dicoba adalah momo dan juju dhau. Momo adalah semacam dumpling dengan beraneka pilihan isian dan kuah yang khas. Ada yang berisi daging ataupun sayuran. Sedangkan juju dhau adalah yoghurt khas Bhaktapur, yang berbahan dasar susu kerbau, dan memiliki rasa asam manis yang spesifik. Tidak afdhol datang ke Nepal tanpa mencoba keduanya.

Momo

Juju-Dhau

Selain itu anda juga bisa menikmati beberapa masakan Nepal lainnya yang terpengaruh oleh citarasa India, Tibet maupun China.

Mengunjungi Kuil-Kuil Spektakuler

Sebagai negara berlatar belakang Hindu dan Buddha yang teramat kental, kuil menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari hidup keseharian rakyat Nepal. Hampir semua kuil besar yang ada di Nepal memiliki sejarah dan arsitektur yang menarik untuk digali. Bahkan kegiatan yang ada di sekitarnya punda sangat menarik untuk diamati.

Kuil-Swayambhunath

Kuil Swayambhunath yang memiliki kemuncak blink-blink keemasan dan terletak di atas bukit, serta kuil Boudhanath dengan stupa raksasa bergaya Tibet-nya adalah dua buah kuil yang tidak boleh terlewatkan jika berkunjung ke Kathmandu.

Menyaksikan Upacara dan Proses Kremasi di Pashupatinath

Jika di Bali anda harus menunggu saat-saat tertentu untuk dapat menyaksikan upacara pembakaran jenazah (ngaben), maka di Kathmandu anda bisa menyaksikannya kapanpun anda mau. Karena proses kremasi di Kompleks Kuil Pashupatinath berlangsung terus menerus selama 24 jam. Kesan magis serta kesakralannya tetap akan terasa, meskipun anda mengamatinya dari kejauhan.

Proses-Kremasi-di-Pashupatinath

Dan menyaksikan proses kremasi secara langsung di Kuil Pashupatinath akan menjadi satu pengalaman tersendiri yang tidak akan terlupakan, selepas anda meninggalakn negeri tersebut.

Bersafari di Taman Nasional Chitwan

Menunggangi gajah untuk menyusuri hutan belantara, sembari mengamati kehidupan liar di dalamnya adalah pilihan kegiatan lain yang bisa dilakukan dengan mudah di Nepal. Dan rekomendasi utama untuk itu adalah Taman Nasional Chitwan.

Chitwan-National-Park

Buaya, Badak dan Harimau Benggala (Panthera tigris tigris) yang mulai langka menjadi daya tarik utama dari taman nasional seluas 932 km persegi tersebut. Area ini juga menjadi lokasi favorit untuk berburu dan bersafari para bangsawan, termasuk Ratu Elizabeth II dan Pangeran Philip dari Inggris yang menjadi sahabat keluarga Kerajaan Nepal.

Namun, setelah statusnya berubah menjadi Taman Nasional, perburuan hewan-hewan liar di Chitwan kini mulai dilarang. Padahal dahulu dalam sejarahnya, Raja George V dan Pangeran Kemudian Raja Edward VIII dari Inggris tercatat pernah menewaskan 39 harimau Benggala dan 18 badak dalam sebuah safari perburuan di tahun 1911.

Bersantai dan Berwisata Alam di Pokhara

Pokhara adalah kota terbesar kedua di Nepal yang juga terkenal sebagai kota wisata. Namun begitu ia sangatlah kontras jika dibandingkan dengan Kathmandu yang hiruk pikuk. Dan cara terbaik untuk menikmatinya adalah melalui paduan berpetualang, santai, dan makan.

Paragliding-sembari-menatap-sunset-di-atas-pegunungan-Himalaya

Anda bisa mencoba olahraga yang menantang adrenalin di pagi hingga siang hari, semacam paragliding dengan pemandangan Himalaya, rafting dan mountain bing. Dilanjutkan dengan bersantai di tepi Danau Phewa pada sore hari, dan menikmati makan malam yang romantis di kafe dan restaurant yang tersebar di dalam kotanya.

Trekking ke Himalaya

Trekking-ke Himalaya

ini adalah petualangan paling ekstrim, yang bisa anda lakukan di Nepal dengan kocek terjangkau. Asal anda cukup sehat dan bugar. Trekking menyusuri punggungan Himalaya dan meraih puncak-puncaknya. Ini akan menjadi satu pengalaman berharga yang bakal menghiasi sejarah perjalanan hidup anda.

Beberapa jalur trekking di Himalaya bahkan memungkinkan untuk dijalani secara solo alias seorang diri. Seperti yang pernah kami lakukan pada bulan Maret 2015 lalu, ketika melakukan solo trekking selama delapan hari di Himalaya, demi mencapai Annapurna Base Camp pada ketinggian 4130 meter di atas permukaan laut.

Percayalah, Anda tidak akan menyesal jika berhasil melakukannya.

Selain sembilan hal diatas, persinggungan dengan rakyat Nepal yang ramah serta bersahabat, akan meninggalkan bekas mendalam pada perjalanan anda. Kami jamin!