Destinasi Wisata di Banto Royo Padang

Destinasi Wisata di Banto Royo Padang

Meskipun masih baru, objek wisata Banto Royo telah dikenal banyak orang. Hal ini dapat dibuktikan dari jumlah pengunjung yang cukup ramai pada hari Sabtu, 19 Januari 2019, ketika saya (penulis red) datang berkunjung. Dua lahan parkir yang tersedia hampir dipenuhi kendaraan roda dua, roda empat dan bus ukuran sedang.

Konsep yang ditawarkan pengelola adalah wisata alam dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di kaki bukit menjadi danau buatan. Selanjutnya pengelola membangun jembatan dari bambu, papan dengan berbagai variasi sekeliling danau buatan tersebut. Pengunjung dapat mengelilingi danau tersebut dengan berjalan kaki.

Sebagai alternatif, selain berjalan, pengunjung juga dapat menggunakan sampan dengan berbagai ukur untuk berkeliling danau. Tentu pengunjung yang menggunakan sampan harus mengeluarkan biaya lagi sebagai sewanya menurut waktu yang digunakan. Sangat menarik, sambil mendayung sampan, pengunjung dapat menyaksikan kumpulan ikan sepanjang lintasan yang dilalui.

Bagi pengunjung yang membawa anak-anak, cukup banyak tersedia pilihan arena dan jenis permainan, termasuk kolom renang. Permainan yang menantang juga tersedia, seperti flying fox, jembatan dari tali dan lain-lain.

Saat ini telah tersedia balkon untuk menjual makanan seperti yang ditemui pada objek wisata Ah Poong di Kawasan Sentul City, Bogor. Namun, belum tertata dengan baik. Hal ini mungkin disebabkan karena keberadaan objek wisata ini masih baru.

Destinasi wisata Banto Royo terlihat telah dikelola dengan baik. Semula saya menduga objek wisata ini milik Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) setempat dengan memanfaatkan dana desa. Ternyata dugaan saya meleset. Informasi yang peroleh dari petugas Banto Royo, destinasi ini dibangun dan dikelola investor – Andi Sahrandi, putra asli nagari setempat yang berdomisili di Jakarta.

Akses menuju ke objek wisata Banto Royo sudah sangat bagus. Jalan sudah beraspal hot mix dan hanya memerlukan waktu tempuh tidak sampai 30 menit dari Kota Bukittinggi.Harga karcis masuk berbeda pada hari akhir minggu atau libur dengan hari biasa.

Pada hari libur, harga karcis masuk untuk satu orang dewasa Rp 20.000.Semoga objek wisata Banto Royo terus berkembang karena akan mampu mengerakkan ekonomi desa (nagari) dan dapat menciptakan lapangan kerja baru.