Destinasi Wisata di Bukit Penguk Kediwung

Informasi Wisata di Bukit Penguk Kediwung

Bukit Panguk Kediwung mulai dibuka untuk umum pada bulan mei 2016. Oleh karena itu, Bukit Panguk Kediwung belum sepopuler destinasi lain di sekitarnya, misalnya Kebun Buah Mangunan, Hutan Pinus Mangunan, dan Puncak Becici.

Menu andalan di Bukti Panguk Kediwung adalah menikmati keindahan sunrise di atas awan. Sunrise ini bisa terlihat jelas, karena Bukit Panguk Kediwung yang menghadap ke timur.

Waktu terbaik untuk bisa menikmati sunrise di Bukit Panguk Kediwung adalah pada jam 05.00 pagi. Untuk bulannya, bulan terbaik untuk mengunjunginya adalah pada bulan bulan musim kemarau. Jika terpaksa harus berkunjung bertepatan dengan bulan musim hujan, paling tidak pilihlah hari dimana sehari sebelumnya tidak ada hujan.

Jam Buka Bukit Penguk Kediwung Bantul

Untuk waktu penerimaan pengunjung, Bukit Penguk dibuka mulai jam 05.00 pagi dan tutup jam 06.00 sore.

Jam buka yang sangat pagi ini, karena mencari puncak keindahan. Puncak keindahan panorama alam di bukit ini diperoleh saat dekat waktu subuh. Saat kabut belum menghilang naik menjadi awan.

Harga Tiket dan Parkir Bukit Panguk Kediwung

Harga tiket Bukit Panguk Kediwung ini cukup murah dan terjangkau bagi semua kalangan. Harga tiket Bukit Panguk Kediwung sebesar Rp2.500/orang.

Untuk yang menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil dikenai biaya parkir sebesar Rp5.000 sedangkan untuk sepeda motor Rp2.000.

Harga tiket ini tidak termasuk pungutan untuk mengguankan fasilitas spot foto. Untuk beberapa spot foto dikenakan tarif Rp3.000,00/orang. Untuk setiap spot foto dapat digunakan maksimal oleh 3 orang secara bersamaan.

Fasilitas Bukit Panguk Kediwung

Fasilitas yang ada di lokasi sudah cukup memadai. Area parkir yang tersedia cukup luas bisa memuat banyak mobil dan sepeda motor. Fasilitas toilet pun sudah tersedia. Mushola juga tersedia di tempat ini. Yang terpenting terdapat warung penjaja makanan minuman yang siap memadamkan rasa lapar karena yang datang pagi-pagi buta saat belum sarapan.

Namun karena wisata ini masuk katagori wisata blusukan, jalan yang ditempuh ketika memasuki kawasan desanya ada beberapa kerusakan kecil di beberapa bagian.