Destinasi Wisata di Chiang Mai Thailand

Destinasi Wisata di Chiang Mai Thailand

Gootravel – Sebagai kota terluas di utara Thailand, Chiang Mai memiliki banyak daya tarik untuk wisatawan. Mulai dari destinasi wisata yang bervariasi hingga kuliner lezat yang memanjakan lidah.

Chiang Mai sendiri bisa dijangkau dengan pesawat langsung dari Jakarta, atau menggunakan bus dari Bangkok. Jika kamu ingin meng-explore lebih jauh kota yang satu ini, kamu bisa mengunjungi enam rekomendasi destinasi wisata berikut ini:

Wat Phra That Doi Suthep

Wat Phra That Doi Suthep

Ada istilah yang mengatakan bahwa ‘jika belum mengunjungi Doi Suthep, maka sama halnya kamu belum berkunjung ke Chiang Mai.’ Destinasi ini sangat terkenal dan paling ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Doi Suthep adalah taman nasional ke 24 di Thailand. Tempat ini adalah satu paket lengkap wisata, mulai dari wisata religi sampai wisata alam. Salah satu destinasi religi di Doi Suthep adalah Wat Phra That Doi Suthep, yaitu salah satu kuil suci yang dihormati di Thailand.

Kuil ini banyak dikunjungi di hari libur Mukha Budha dan Visakha Budha yaitu pada 13 Februari dan 11 May. Bagi mereka yang tidak memeluk agama Budha masih diperkenankan untuk datang dan melihat-lihat, namun sangat dianjurkan untuk menggunakan pakaian yang sopan. Bangunan kuil yang berwarna emas dengan ukiran-ukiran dan kubah-kubah menjulang membuat kuil ini terlihat indah di siang maupun malam hari.

Wiang Kum Kam

Wiang Kum Kam

Tempat yang satu ini adalah kota tua yang diperkirakan aktif pada abad ke delapan, dan sempat menjadi pusat pemerintahan dari kerajaan Lanna, sebelum akhirnya Chiang Mai dipilih untuk menggantikannya sebagai ibu kota pada tahun 1296. Daya tarik utama Wiang Kum Kam adalah Wat Chedi Liam, yaitu sebuah kuil dengan basis Angular. Foto dari kuil ini bisa kamu temukan di banyak postcard dari Thailand. Kota tua ini juga menyimpan sejarah dan bangunan-bangunan kuno yang sebagian telah runtuh dan hanya menyisakan fondasi.

Desa Suku Karen

Desa Suku Karen

Suku karen terkenal dengan lehernya yang panjang, khusunya bagi kaum wanita disana. Lehernya yang panjang disebabkan oleh cincin besar yang digunakan untuk melingkari leher, setidaknya setiap wanita suku karen menggunakan 25 cincin leher tersebut.

Bo Song

Bo Song

Bo Song merupakan sebuah desa yang menghasilkan banyak kerajinan tangan, mulai dari sutera, perhiasan, batu alam, hingga payung kertas yang sangat terkenal di dunia.

Di desa ini para pengunjung dapat melihat keseluruhan proses pembuatan payung kertas, hingga proses dekorasi yang semuanya dikerjakan dengan tangan. Para pelukis juga dapat membuatkan lukisan di barang-barang yang pengunjung bawa. Jika kamu berkunjung di bulan Januari, kamu juga bisa melihat Bo Sang Umbrella and San Kamphaeng Handicraft Fair, yaitu kegiatan dimana para pengrajin berkompetisi untuk mendapatkan gelar sebagai penghasil produk terbaik.

5. Saturday Walking Street

Saturday Walking Street

Dimulai dari barat daya Pratu Chiang Mai hingga ke selatan kota tua, Saturday walking street selalu ramai dipadati pengunjung dari penduduk lokal serta wisatawan mancanegara. Berbagai barang diperjual-belikan di sini, mulai dari baju kaus, ukiran kayu, pernak-pernik, alat musik khas Thailand, lentera dan payung kertas, perhiasan dari perak, obat herbal, lukisan Budha, hingga kalung anjing.

6. Lanna Folklife Museum

Lanna Folklife Museum

Museum ini menyimpan sejarah dan kehidupan masyarakat Lanna. Di museum ini berbagai barang disimpan, seperti artefak, alat tenun hingga patung lilin yang menggambarkan kegiatan dan aktivitas masyarakat dalam pakaian tradisional. Terdapat sekitar 18 ruang berbeda yang menggambarkan kehidupan masa lalu.