Destinasi Wisata di Chiang Rai Thailand

Destinasi Wisata di Chiang Rai Thailand

White Temple ini memang menyimpan banyak cerita dan filosofi kehidupan pemeluk agama Buddha. Interior bagian luar, seperti Hands in Hell dan Angel of White Temple menunjukkan tingkatan hidup yang dialami seseorang. Dalam kehidupannya mencari ‘pencerahan’ terkadang seorang tetap gagal dan jatuh dalam perbuatan dosa, yang nanti berakibat ‘penyiksaan di neraka.

Hands in Hell sendiri menggambarkan bentuk penyiksaan di neraka, jiwa-jiwa yang haus akan ‘pembebasan’ terus memohon namun tetap dihukum setimpal. Sedangkan, Angel of White Temple menggambarkan malaikat pelindung.

Interior White Temple bagian dalam menggambarkan perjalanan seseorang sebelum mencapai tingkatan Buddha dan menariknya adalah penggambarannya dilakukan secara kontemporer dan modern. Di dalam kuilnya bahkan, ada Spiderman, Superman, dan Super hero lainnya. Sayangnya di dalam kuil ini tidak boleh mengambil foto.

Oke, ayo kita lanjutkan lagi jalan-jalannya di Chiang Rai. Kalau, kalian datang ke Chiang Rai harus pake banget naik sedikit ke Mae Sai. Mae Sai itu bagian Thailand paling utara. Yup, bagian paling utara, kalau Chiang Rai ‘nyaris’ paling utara nah Mae Sai itu paling utara. Mae Sai ada 2 destinasi wajib dikunjungi. Pertama, Doi Tung Village, di tempat ini ada beberapa destinasi wisata lagi. Bagi yang suka sejarah bisa datang ke Hall of Inspiration. Hall of Inspiration itu sejenis museum yang menjelaskan kenapa, kapan, dan bagaimana daerah Chiang Rai dibangun selain itu, kalian bisa tahu sedikit tentang keluarga kerajaan Thailand.

Kalau yang kedua, itu ke Golden Triangle. Yup, the famous Golden Triangle, di tempat ini terkenal karena menjadi perbatasan langsung dengan 3 negara. Thailand, Myanmar, dan Laos. Dulu, Golden Triangle mendapat julukan tersebut karena merupakan daerah pertukaran dan perdagangan opium (dahulu), tetapi sekarang sudah tidak lagi karena jasa Sang Nenek.

Kalau main ke Golden Triangle, kita bisa ikut trip naik kapal buat melintas ke Laos. Nah, masuk ke Laos ini tidak perlu Visa tetapi hanya boleh 2 jam dan hanya berada disekitar Laos. Di tempat perhentian ini kita perlu bayar 30 Baht atau sekitar Rp 10.000. Nah, disini kita bisa berbelanja barang-barang khas Laos seperti baju, aksesoris, minuman keras dengan binatang buas didalamnya, dll. Serunya lagi penjual-penjual disana pandai berbahasa Inggris, so, tidak masalah kalau kita tidak bisa bahasa Thailand ataupun Laos.