Destinasi Wisata di Monkey Forest Ubud

Informasi Wisata di Monkey Forest Ubud

Monkey Forest Ubud menjadi destinasi wisata yang sangat populer di Pulau Bali. Berlokasi di Ubud, tempat wisata yang satu ini pun jadi lokasi yang banyak dikunjungi oleh wisatawan. Baik wisatawan asing ataupun domestik, kerap menyempatkan waktunya untuk datang ke tempat ini. Jika anda berlibur ke Bali akan kurang lengkap rasanya jika anda tidak berkunjung ke Monkey Forest Ubud.

Lokasi Monkey Forest Ubud

Monkey Foret Ubud ini terletak di Desa Padangtegal. Masyarakat di desa tersebut pun benar-benar menjaga kelestarian hidup monyet yang ada di Hutan Monyet. Terlebih monyet-monyet di sini merupakan simbol spiritual, serta punya peran ekonomi dan edukasi bagi masyarakat setempat.

Sejarah di Monkey Forest Ubud

Pendirian Monkey Forest Ubud ini merupakan upaya masyarakat Hindu Bali untuk menjalankan prinsip agama mereka, yakni Tri Hata Karana. Tri Hata Karana ini merupakan tiga prinsip yang harus dijalani untuk bisa memperoleh kebahagiaan. Oleh karena itu, mereka pun ingin menjadikan Hutan Monyet Ubud ini ebagai lokasi untuk bisa menjaga harmonitas manusia dengan lingkungan.

Harga Tiket Masuk Monkey Forest Ubud

Seperti halnya tempat wisata di Bali lainnya, para traveler yang ingin berkunjung ke Monkey Forest Ubud diharuskan untuk membayar tiket masuk. Per 1 Januari 2016, para pengunjung yang sudah dewasa berusia lebih dari 12 tahun dikenakan tiket masuk sebesar 40 ribu rupiah per orang. Sementara untuk anak-anak, dikenakan biaya masuk sebesar 30 ribu rupiah per orang.

Tips Berkunjung ke Monkey Forest Ubud

Selama berada di area Monkey Forest Ubud, para pengunjung harus memperhatikan beberapa hal. Terlebih keberadaan monyet di hutan ini sangat dihormati oleh masyarakat sekitar. Jangan sampai pengunjung melakukan tingkah yang dianggap tidak menghormati para monyet.

Selain itu, jangan pula memberikan makanan kepada para monyet berupa kacang, biskuit roti ataupun snack yang biasa dimakan oleh manusia. Hal ini dilakukan sebagai langkah preventif untuk menjaga kesehatan mereka. Lain halnya kalau Anda memberi makan mereka berupa pisang. Selain itu, para pengunjung juga harus memelihara kebersihan tempat ini. Jangan membuang sampah sembarangan