Destinasi Wisata di Pantai Ora Ambon

Destinasi Wisata di Pantai Ora Ambon

Pantai Ora berada di Desa Salemen, Kecamatan Seram Utara, Maluku Tengah. Objek wisata yang berlokasi di ujung barat Teluk Sawai ini terletak di sebelah barat Desa Saleman dan Desa Sawai, di tepi hutan Taman Nasional Manusela. Pantai Ora, dan juga Desa Sawai, merupakan objek wisata di Teluk Sawai yang setiap tahunnya mampu menyedot sekitar 500 wisatawan dari dalam dan luar negeri, kebanyakan turis asing dari Belanda, Jepang, dan AS.

Untuk menuju Pantai Ora, jika wisatawan berangkat dari Jakarta, harus menempuh perjalanan udara menggunakan pesawat terbang ke Ambon. Setibanya di Kota Ambon, pintu menuju Pantai Ora adalah melalui Pelabuhan Hulnara, Tuleho. Di pelabuhan yang lebih terkenal dengan sebutan Pelabuhan Tuleho ini, terdapat kapal feri dengan kapasitas penumpang 350 orang menuju Pelabuhan Amahai, Pulau Seram dengan jadwal perjalanan dua kali setiap harinya dan tarif tiket sebesar Rp150.000 untuk kelas VIP dan Rp92.000 untuk kelas ekonomi. Perjalanan ini sendiri memakan waktu sekitar 2 jam.

Daya Tarik di Pantai Ora

Pantai Ora memiliki panorama yang sangat indah, dengan mengandalkan pasirnya yang putih bersih, air laut berwarna biru jernih, dan kekayaan terumbu karang dan biota laut. Keindahan pantai ini banyak disebut sebagai surga duniawi dan sering disejajarkan dengan keindahan pantai di Maladewa, Pantai Boracay di Filipina, atau Pantai Bora-Bora di Samudera Pasifik.

Selain menikmati keindahan pantai, ada beberapa aktivitas yang bisa dilakukan wisatawan selama berkunjung ke pantai tersebut. Wisatawan dapat melakukan aktivitas snorkeling dan diving, serta tidak perlu menyelam terlalu dalam. Pasalnya, pada kedalaman dua sampai tiga meter, wisatawan sudah dapat melihat kecantikan berbagai terumbu karang dan ikan kecil di bawah laut Pantai Ora.

Terumbu karang yang terdapat di sekitar Pantai Ora umumnya adalah terumbu karang dengan kontur tipe landai, karena lautnya yang dangkal. Ketika air laut sedang surut, hamparan terumbu karang dapat dilihat tanpa harus menyelam. Bulu babi (Sea urchin – Echinoidea) dan bintang laut berduri (Acanthaster planci) masih banyak terdapat di laut sekitar pantai Ora. Kegiatan snorkeling juga dapat dilakukan di lokasi yang berdekatan dengan tebing, yang menjadi hal yang langka dan mengasyikkan.

Selain snorkeling, masih banyak aktivitas yang bisa dilakukan di Pantai Ora. Berkunjung ke Taman Nasional Manusela yang terletak di belakang Ora Beach Resort, dapat menjadi salah satu opsi menarik. Di Taman Nasional Manusela ini, terdapat sekitar 117 spesies burung, dengan 14 di antaranya merupakan spesies endemik, seperti nuri bayan, kasturi tengkuk-ungu, raja udang, dan kakatua Maluku. Para wisatawan juga dapat menggunakan perahu bermotor atau kapal nelayan untuk menikmati pemandangan di sekitar Taman Nasional Manusela.