Informasi Sejarah Benteng Belgica

Informasi Sejarah Benteng Belgica

Benteng Belgica merupakan benteng warisan dari Portugis yang dibangun di Banda Neira, Maluku Tengah. Bandaneira adalah kota kecil yang juga merupakan kota warisan dari penjajahan Portugis dan Belanda. Kota ini menjadi kota penting bagi Belanda dan Portugis karena menghasilkan beberapa rempah penting. Karena Banda Neira adalah pusat perdagangan, maka pembangunan benteng dibutuhkan untuk dibangun. Benteng ini juga berperan sebagai penjara dan tempat menyimpan senapan.

Pada awalnya Belgica ditetapkan sebagai Benteng Nassau. Namun seiring perkembangan benteng dimana masa pemerintahan Portugis digantikan oleh Belanda, namanya berubah menjadi Belgica. Pada masa pemerintahan kolonisasi Belanda, benteng ini digunakan sebagai pertahanan militer dan pemantauan lalu lintas kapal dagang.

Pada tanggal 9 Agustus 1662, benteng ini selesai diperbaiki dan diperbesar sehingga mampu menampung 30 – 40 serdadu yang bertugas untuk menjaga benteng tersebut.

Kemudian pada tahun 1669, benteng yang telah diperbaiki tersebut dirobohkan, dan sebagian bahan bangunannya digunakan untuk membangun kembali sebuah benteng di lokasi yang sama. Pembangunan kali ini dilaksanakan atas perintah Cornelis Speelman. Seorang insinyur bernama Adriaan Leeuw ditugaskan untuk merancang dan mengawasi pembangunan benteng yang menelan biaya sangat besar ini.

Selain menelan biaya yang sangat besar (309.802,15 Gulden), perbaikan kali ini juga memakan waktu yang lama untuk meratakan bukit guna membuat fondasi benteng yaitu sekitar 19 bulan. Biaya yang besar tersebut juga disebabkan karena banyak yang dikorupsi oleh mereka yang terlibat dalam perbaikan benteng ini. Akhirnya benteng ini selesai pada tahun 1672.

Selain nilai sejarah, tempat ini juga memiliki pemandangan yang menakjubkan. Bangunan ini berdiri hingga 400 tahun dan masih berdiri kokoh melawan waktu. Belgica memiliki nama lain seperti Pentagon Indonesian, karena mirip dengan Pentagon Amerika.

Dengan memiliki gaya khas Eropa, benteng ini memiliki Bastion di gedung. Bastion adalah sebuah lubang di dinding benteng, untuk menempatkan meriam di dalamnya. Sebenarnya, kita bisa melihat keberadaan meriam di tempat ini, meriam asli sejak jaman Belanda. Apalagi Belgica memiliki ruang terbuka yang berada di tengah benteng, dan itu dijadikan penjara. Ada menara di setiap sisi benteng, dan tangga mencapai puncak menara. Dari puncak ini, kita bisa melihat Kepulauan Banda dengan leluasa.

Kita bisa melihat dan mengunjungi benteng ini secara gratis, tapi akan ada kotak donasi yang bisa Anda berikan untuk kegiatan amal pengembangan tempat ini.