Informasi Wisata di Air Terjun Batang Kapas

Informasi Wisata di Air Terjun Batang Kapas

Riau masih menyimpan kekayaan alam yang berlimpah. Ya, Riau yang memiliki kekayaan alam berupa minyak bumi dan tanah yang subur, juga memiliki hutan-hutan yang masih tersisa sebagai paru-paru dunia. Dan didalam hutan-hutan yang tersisa tersebut, terdapat berbagai keindahan yang masih perlu di-eksplorasi untuk mengetahui lebih banyak tentang keindahan tersebut dan kemudian dikembangkan untuk kemakmuran negeri Bumi Lancang Kuning ini.

Salah satunya adalah Air Terjun Batang Kapas yang sangat indah ini. Tim BertuahTV dari Komunitas Blogger Bertuah Pekanbaru melakukan eksplorasi ke air terjun, yang kemudian kami sebut sebagai air terjun terindah di Riau dan Sumatera ini, pada tanggal 20-21 Agustus 2016.

Tujuan eksplorasi ini ini adalah melakukan pengukuran ulang ketinggian air terjun Batang Kapas serta dokumentasi gambar dan video untuk melengkapi hasil-hasil eksplorasi terdahulu, baik yang dilakukan oleh Mapala UIN tahun 2000, Artepak di 2015, perorangan maupun kelompok dan lain sebagainya.

Tim BertuahTv didukung oleh beberapa teman yang salah satunya pernah mengunjungi lokasi air terjun Batang Kapas serta Persatuan anak Negeri Pangkalan Kapas (Pangkas). Hasil dari ekplorasi itu akan disebarluaskan ke berbagai media sosial yang dikelola oleh BertuahTv dibantu dari berbagai akun media sosial lainnya. Admin RiauMagz ikut serta dalam tim ini.

Apa yang ditemukan oleh Tim BertuahTV di lokasi Air Terjun Batang Kapas – Desa Lubuk Bigau?
Keindahan yang menakjubkan, sehingga salah seorang tim berteriak, “Allahu Akbar!”. Tim sampai ke lokasi sekitar jam 15.00 wib pada tanggal 20 Agustus 2016 setelah menempuh perjalanan panjang dari Pekanbaru.

Dari dasar air terjun sudah terlihat lanskap yang indah. Melihat kearah bukit diantara air terjun, terlihat seperti ukiran-ukiran buatan manusia, ukiran ini membentuk relief dengan garis-garis dari lapisan batu. Ditengah bukit terdapat celah yang sering dijadikan tempat bermalam oleh para pendaki atau warga yang berburu burung disekitar air terjun. Diatas langit-langit bukit, terdapat puluhan sarang lebah yang menjadi salah satu komoditi unggulan dari masyarakat sekitar desa Lubuk Bigau.

Untuk mengunjungi Air Terjun Batang Kapas menggunakan mobil, dari Kota Pekanbaru dapat melalui Desa Lipat Kain dengan waktu tempuh 2 jam perjalanan atau 71 km (Aspal). Selanjutnya perjalanan dilanjutkan menuju Desa Lubuk Bigau, ada beberapa desa yang akan dilewati diantaranya Desa Sontul, Tanjung Karang, Deras Tajak, dan Desa Batu Sasak.

Setelah sampai di Desa Lubuk Bigau jarak tempuh untuk menuju Air Terjun Batang Kapas diperkirakan 4-5 km. Anda dapat menggunakan jasa ojek sepeda motor yang disediakan oleh masyarakat desa setempat dengan waktu tempuh 15 menit. Lalu dilanjutkan berjalan kaki melewati hutan belantara dengan waktu tempuh 3 jam.