Informasi Wisata di Candi Prambanan Jogja

Informasi Wisata di Candi Prambanan Jogja

Candi Prambanan terletak kurang lebih 17 km di sisi timur kota Yogyakarta dan berada di pinggir jalan utama Jogja-Solo. Sehingga jika Anda berkendara dari Jogja ke arah Solo atau sebaliknya, Anda pasti akan dapat melihat langung bangungan candi Prambanan.

Bangunan candi Prambanan terdiri dari 3 candi Utama yaitu Wisnu, Brahma dan Shiwa melambangkan ajaran Trimurti dalam kepercayaan agama Hindu. Candi Siwa yang berada paling tengah adalah yang paling tinggi. Ada 4 buah ruangan di dalamnya, satu ruangan utama berisi arca Siwa, sementara 3 ruangan yang lain masing-masing berisi arca Agastya (guru Siwa), Durga (istri Siwa), dan Ganesha (putra Siwa). Arca Durga itulah yang disebut-sebut sebagai arca Roro Jonggrang dalam legenda yang diceritakan di atas.

Objek wisata Candi Prambanan yang merupakan salah satu candi Hindu terbesar di Indonesia dan terkenal dengan kisah legenda Roro Jonggrang ini dibangun pada abad ke 9 Masehi. Konon di Jawa Tengah terdapat dua kerajaan yaitu, Pengging dan Baka. Pengging dipimpin oleh Prabu Damar Maya yang memiliki putra bernama Raden Bandung Bondowoso yang gagah perkasa dan sakti. Sedangkan kerajaan Baka dipimpin oleh raksasa bernama Prabu Baka dan memiliki putri cantik bernama Roro Jonggrang.

Untuk memperluas kekuasaannya, prabu Baka berusaha menaklukan kerjaan Pegging. Tapi dalam penyerangan tersebut prabu Baka terbunuh oleh Bandung Bondowoso dan bahkan akhirnya kerajaan Baka justru diserang balik dan dapat dikuasai oleh pasukan yang dipimpin oleh Bandung Bondowoso tersebut. Pada saat pendudukan kerajaan Baka, Bandung Bondowoso terpikat oleh kecantikan Roro Jonggrang dan ingin mempersuntingnya.

Namun, Roro Jonggrang menolak karena ia tidak mau menikah dengan orang yang telah membunuh ayah kandungnya sendiri. Setelah dibujuk rayu olah Bandung Bondowoso, Roro Jonggrang pun menyetujui lamarannya dengan syarat ia minta dibangunkan seribu candi dalam waktu satu malam.

Dengan kesaktiannya, Bandung Bondowoso pun membangun candi dengan bantuan para mahluk halus. Ketika Rara Jonggrang mendengar kabar bahwa seribu candi sudah hampir selesai, sang putri berusaha menggagalkannya. Ia membangunkan para dayang istana untuk mulai menumbuk padi.

Ia juga memerintahkan agar gundukan jerami dibakar di sisi timur. Mengira bahwa pagi telah tiba, para makhluk halus lari ketakutan. Akibatnya, hanya 999 candi yang berhasil dibangun. Setelah tahu bahwa semua itu adalah muslihat Rara Jonggrang, Bandung Bondowoso pun mengutuk Roro Jonggrang menjadi batu. Sang putri berubah menjadi arca terindah untuk menggenapi candi terakhir.