Informasi Wisata di Gili Ketapang Lombok

Informasi Wisata di Gili Ketapang Lombok

Kalau wisatawan berpikiran bahwa gili hanya ada di Lombok, kini waktunya wisatawan pergi ke Probolinggo dimana terdapat pulau kecil nan cantik yang tak kalah dengan gili-gili yang ada di Lombok.

Jadi kala berlibur ke Probolinggo jangan hanya pergi ke Gunung Bromo ataupun Sungai Pekalen karena si pulau kecil bernama Gili Ketapang tersebut menyimpan banyak pesona yang siap membuat para wisatawan berdecak kagum.

Secara administratif, Gili Ketapang masuk dalam wilayah Kecamatan Sumberasih, Probolinggo. Untuk menghubungkan pulau tersebut dengan dataran Jawa, terdapat perahu motor untuk menyeberang melalui Pelabuhan Ujung Tembaga dengan lama perjalanan sekitar 30 menit.

Dari sisi jarak jangkauan, Gili Ketapang hanya berjarak 8 km dari lepas pantai utara kota Probolinggo dan berada di Selat Madura.

Di pulau seluas 68 hektar tersebut dihuni sekitar 7.900 jiwa yang kebanyakan merupakan suku Madura. Jadi bahasa Madura menjadi bahasa sehari-hari mereka.

Menurut cerita masyarakat setempat, dahulunya Gili Ketapang merupakan satu kesatuan dengan dataran Probolinggo, tepatnya dengan Desa Ketapang dan hanya dipisahkan dengan sungai.

Namun karena gempa sebagai akibat dari meletusnya Gunung Semeru, daratan tersebut kemudian terpisah sejauh 5 mil menuju tengah laut.
Sebagian besar penduduk Gili Ketapang menggantungkan hidupnya di laut sebagai nelayan. Setiap pagi para nelayan saling bahu membahu menarik perahu nelayan yang datang dari melaut. Sebagian dari ikan-ikan segar tersebut dikeringkan dan semakin meningkatkan kesan sebagai perkampungan nelayan.

Tak mengherankan banyak warga yang menjadi nelayan karena pulau ini dikelilingi dengan lautan yang masih bersih sehingga menjadi rumah yang nyaman bagi berbagai jenis ikan.

Air lautnya yang berwarna biru jernih bepadu dengan pasir pantainya yang berwarna putih bersih. Ombak pantainya pun cukup tenang sehingga cukup aman bermain air ataupun berenang di sana. Ketika bermain di pantai, jangan heran jika wisatawan menjumpai sejumlah kambing yang berkeliaran dengan bebas.

Penduduk sekitar memang biasa memelihara kambing dan dilepas begitu saja. Jadi harus hati-hati biar tidak terkena kotoran mereka. Kekurangan lain perihal Gili Ketapang adalah sampah penduduk yang berserakan sehingga sedikit mengurangi keindahan pulau kecil tersebut.

Sampah memang menjadi masalah klasik di hampir semua destinasi wisata Indonesia, terutama di pulau kecil dengan jumlah penduduk yang padat serta kurang memiliki kesadaran terhadap kebersihan lingkungan.

goa kucingYang membuat sedih lagi, wisata di Gili Ketapang juga kurang dikembangkan, berbeda dengan Kepulauan Seribu ataupun Kepulauan Karimunjawa. Padahal pulau kecil ini juga memiliki wisata lain dan memiliki nilai sejarah