Informasi Wisata di Pantai Balekambang

Pantai balekembang merupakan sebuah pantai yang terletak di Malang dimana pantai ini tengah naik daun sebagai destinasi wisata di Malang yang menjadi tempat favorit untuk wisatawan lokal maupun luar.

Daya Tarik Pantai Balekambang

Pantai Balekambang terletak di Dusun Sumber Jambe, Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Malang. Dari pusat kota Malang, pantai ini dapat dicapai sejauh 60 kilometer ke arah selatan. Akses menuju pantai ini sudah cukup memadai. Jalannya telah diaspal mulus meski wisatawan harus tetap berhati-hati dengan beberapa tanjakan dan kelokan yang tajam. Sepanjang perjalanan, wisatawan akan dimanjakan dengan deretan pepohonan menghijau yang membuat udara menjadi sangat sejuk dan segar.

Saat berada di bibir pantai, wisatawan akan disuguhi oleh hamparan lautan luas dengan air berwarna biru jernih, deburan ombak yang tidak terlalu besar dan panorama khas pantai yang berkarang. Pantai Balekambang adalah tipikal pantai yang bersih dan tertata dengan rapi.

Harga Tiket Masuk Pantai Balekambang

Untuk dapat menikmati suasana pantai yang cantik dengan hawa segar, wisatawan hanya dibebankan biaya tiket masuk sebesar Rp10.000 sampai dengan Rp 15.000/orang tergantung pada hari libur atau hari besar. Biaya ini tentu sangat terjangkau dan bisa dibilang murah meriah untuk sebuah objek wisata di Malang yang menawarkan segala potensi keindahan

Mitos Pantai Balekambang

Pantai Balekambang tergolong dalam gugusan pantai selatan, artinya letak pantai ini yang berada di wilayah selatan Pulau Jawa maka membuatnya masuk dalam golongan tersebut. Sebagaimana pantai-pantai selatan lain di Pulau Jawa, Pantai Balekambang pun kaya akan cerita-cerita mitos dan kepercayaan masyarakat yang lekat dengan hal-hal mistis.

Salah satu mitos yang paling berkembang di pantai ini adalah tentang berakhirnya hubungan asmara bagi pasangan muda yang belum menikah secara sah jika mereka datang berkunjung bersama, Mitos lainnya adalah konon air laut Pantai Balekambang dapat membuat orang menjadi awet muda.

Maka jangan heran bila wisatawan akan menjumpai orang-orang yang berendam di air laut atau sekadar mengusapkan air ke wajah mereka. Tentulah ini semua hanyalah mitos, artinya kebenaran akan cerita-cerita di atas berpulang kembali kepada keyakinan masing-masing dan tak perlu dipersoalkan dengan serius.