Wisata Perkebunan Teh Sirah Kencong

Wisata Perkebunan Teh Sirah Kencong

Blitar dikenal sebagai kota dengan pemandangan alam yang indah. Perkebunan Teh Sirah Kencong menjadi salah satu bukti keindahan alam tersebut. Tempat wisata ini, secara khusus menjadi destinasi liburan yang menarik saat pelesir bersama anggota keluarga. Bahkan, tempat wisata ini sempat hits beberapa waktu lalu karena keindahannya.

Perkebunan Teh Sirah Kencong ini merupakan kawasan perkebunan yang dikelola oleh PT Perkebunan Nusantara XII. Selain dipakai sebagai tempat untuk menanam teh, lokasi ini juga menjadi destinasi agrowisata yang menarik. Apalagi, kebun teh ini memiliki area yang sangat luas, mencapai 219 hektare.

Tak Hanya Wisata Perkebunan Teh Sirah Kencong

Saat berkunjung ke tempat ini, para wisatawan tak hanya berkesempatan untuk merasakan suasana alami perkebunan. Di waktu yang sama, Anda juga bisa mendapati keberadaan 3 air terjun sekaligus yang lokasinya berada hanya selempar batu dari Kebun Teh Sirah Kencong.

Tiga air terjun tersebut masing-masing adalah Air Terjun Sirah Kencong, Air Terjun Suro Tani, serta yang terakhir adalah Air Terjun Tirta Kencana. Lokasi ketiga air terjun itu cukup dekat dengan area kebun, tak lebih dari 1 km dan bisa ditelusuri cukup dengan berjalan kaki.

Selain itu, Anda juga bisa menyempatkan waktu untuk berkunjung ke Candi Sirah Kencong. Candi ini lokasinya berada tak jauh dari kebun dan bahkan penemuannya dilakukan oleh para pekerja perkebunan di tahun 1967. Hanya saja, kondisi candi ini sudah tidak lagi utuh dan para wisatawan hanya bisa mendapati keberadaan 3 bangunan utama.

Cara Menuju Lokasi Perkebunan Teh Sirah Kencong

Tempat wisata ini berada di ketinggian 1.100 meter di atas permukaan laut (MDPL) dan berlokasi di Desa Ngadirenggo yang masuk dalam wilayah Kecamatan Wlingi, Kabupaten Blitar. Untuk menuju ke tempat ini, Anda bisa melalui jalur via Desa Semen ataupun Tegalsari. Kedua jalur tersebut sama-sama melintasi area dataran tinggi.

Mengenai tiket masuknya, destinasi wisata ini memiliki tarif masuk yang tak terlalu mahal. Untuk setiap wisatawan, hanya dikenakan biaya Rp4.000. Untuk parkir, Anda perlu mengeluarkan biaya ekstra sebesar Rp3.000 untuk mobil dan Rp2.000 untuk kendaraan bermotor.